iklan lhkjlhkjhlkhk

Cupang Adu Betta Taeniata

Cupang Adu Betta TaeniataCupang Adu Betta Taeniata yang disebut juga banded betta memiliki bentuk tubuh pipih. Pada sisi tubuhnya terdapat dua garis horizontal berwarna kuning kecoklatan. Ikan cupang adu betta taeniata merupakan jenis ikan cupang mouthbrooder. Tubuhnya berwarna kuning kehijauan. Sirip anal pendek dengan warna bening. Sirip insang bening. Sementara sirip perut dan sirip ekornya kuning transparan dengan aksen biru tua pada tepinya. Kepalanya berbentuk pipih pendek. Di bagian penutup insang terdapat dua garis horizontal mulai dari bibir sampai pangkal sirip insang. Cupang ini hidup di air dengan pH 7, suhu 25º C, dan kesadahan 8º HD.

Cupang adu betta taeniata hidup di sungai kecil, selokan dan perairan rawa. Lokasi penyebarannya di Asia Tenggara: Thailand, Semenanjung Malaya, Sumatra dan Kalimantan.

Betta taeniata jantan lebih besar dan berwarna cerah dibanding betina, dengan moncong lebih kuat dan bulat. Selama pemijahan, garis-garis longitudinal tubuh menjadi lebih tajam dan muncul bintik hijau terang (jika pejantan menginkubasi telur, maka tubuhnya berwarna coklat). Betta taeniata betina selama musim pemijahan berwarna warna cokelat muda. Betta teniata dapat tumbuh sampai 8 cm.
ReadmoreCupang Adu Betta Taeniata

Cupang Adu Betta Pugnax

Cupang Adu Betta Pugnax
Cupang Adu Betta Pugnax yang juga disebut juga forest betta memiliki bentuk tubuh yang pipih (compressed). Cupang Adu Betta Pugnax merupakan jenis ikan cupang Mouthbrooder. Pada sisi tubuhnya terdapat tiga buah guratan berwarna abu-abu kehitaman. Tubuhnya berwarna abu-abu kehijauan dengan sirip hijau bening. Sirip anal pendek dan kaku dengan warna bening. Sirip insang bening. Di bagian pangkal sirip insang ini terdapat satu garis hitam horizontal kea rah mulut. Panjang tubuh dewasanya sekitar 10 cm. Cupang Adu Betta Pugnax ini hidup di air dengan pH 7,2, suhu maksimum 24º C,dan kesadahan 10º
ReadmoreCupang Adu Betta Pugnax

Ciri dan Perilaku Ikan Bubble Nest Breed

buble nest breed
Ciri dan Perilaku Ikan Bubble Nest Breed. Perilaku cupang jantan pada kelompok ikan cupang bubble nest breed ialah membuat gelembung-gelembung udara di permukaan air sebelum melakukan perkawinan. Gelembung-gelembung ikan cupang bubble nest breed tersebut dilekatkan pada daun-daun yang mengambang di permukaan air. Proses pembuatan gelembung udara berlangsung selama 1-2 hari.

Setelah jumlah gelembung udara yang dibuatnya dianggap cukup, induk ikan cupang bubble nest breed jantan akan segera menggiring induk betina ke bawah elembung-gelembung tersebut. Pada saat itu, perkawinanpun segera berlangsung. Setelah telur dibuahi, perlahan-lahan induk cupang jantan memunguti telur dan menempatkannya satu per satu ke dalam gelembung udara. Telur dalam gelembung tersebut biasanya akan menetas sampai tiga hari. Namun, sebelum telur tersebut menetas, cupang jantannya terus membuat dan memperbaharui gelembung udara yang rusak sambil menjaganya dari gangguan.

Setelah telur-telur menetas, anak-anaknya masih tetap tinggal di dalam gelembung udara hingga mereka kuat menembus dinding gelembung. Jika dinding gelembung sudah mampu ditembus, anak cupang tersebut sudah sanggup menghirup udara langsung dari permukaan air.

Betta Akarensis, Betta Cocciana, Betta Bellica, Betta Tasyaee, Betta Samaragdina, Betta Imbellis, dan Betta Splendens merupakan Beberapa spesies cupang adu yang melakukan perkembangbiakan dengan cara Bubble Nest Breed.
ReadmoreCiri dan Perilaku Ikan Bubble Nest Breed

Ciri dan Perilaku Ikan Cupang Mouthbrooder

Ciri dan Perilaku Ikan Cupang Mouth Brooder. Perilaku cupang adu jantan yang termasuk dalam jenis mouthbrooder ini ialah memunguti telur yang sudah terbuahi dan memasukkannya dalam mulut sampai menetas. Biasanya telur di dalam mulut jantan ini membutuhkan waktu tiga hari hingga menetas.

Ciri dan Perilaku Ikan Cupang Mouthbrooder
Sebelum menetas, cupang jenis mouthbrooder jantan berpuasa dan menghindari kontak fisik dengan jantan lain. Begitu menetas, anak-anaknya segera dikeluarkan dari mulut di permukaan air. Walaupun sudah dikeluarkan dari mulut, induk jantan tersebut tetap berjaga-jaga melindungi anaknya. Jika ada bahaya, anak-anaknya segera dimasukkan kembali kedalam mulutnya.

Setelah berumur satu minggu, anak-anak cupang sudah bisa mencari makan sendiri. Bila ada bahaya, induk jantan sudah tidak lagi melindungi anak-anaknya dengan cara memasukkannya ke dalam mulut, tetapi hanya sekedar berjaga-jaga di dekatnya. Perilaku mouthbrooder ini dilakukan induk jantan hingga umur satu bulan.

Betta Pugnax, Betta Taeniata, Betta Macrostoma, Betta Unimaculata, Betta Picta, Betta Anabantoides, Betta Adithae ( Betta Brederi ) dan Betta Foerschi adalah merupakan sebagaian dari jenis cupang adu yang berkembang biak dengan cara Mouthbrooder.
ReadmoreCiri dan Perilaku Ikan Cupang Mouthbrooder

Ikan Cupang Adu dan Kerabatnya

 Ikan Cupang AduDi antara anggota keluarga (family) Anabantidae, cupang adu memang paling tersohor karena sifatnya sangat agresif. Dua ekor jantan yang dimasukkan dalam satu wadah yang sama akan bertarung hingga salah satu diantaranya mati. Keagresifan cupang adu tersebut merupakan sifat untuk memperebutkan wilayah kekuasaan. Sifat itulah yang menyebabkan cupang adu dikenal nama fighting betta.

Cupang adu ( Betta sp ) sebenarnya masih satu keluarga dengan beberapa jenis ikan konsumsi seperti sepat siam ( Trichogaster pectoralis ), ikan tembakang ( Helestoma temmincki ), dan gurame ( osphronemus goramy ) yang panjang tubuhnya dapat mencapai 30 cm. ia pun berkerabat dekat dengan ikan hias seperti ikan kolisa (Colisa lalia dan Colisa fasciatus) yang berasal dari Bangladesh. Ada juga kerabat cupang lainnya yang berasal dari Bangladesh, yaitu sepat mutiara ( Trichogaster leeri ) yang panjangnya sekitar 14 cm. Kerabat lainnya ialah ikan paradisa ( Macropodus ocullatus ) dan ikan betok ( Anabas testudineus ).

Cupang adu ada banyak jenisnya. Berdasarkan cara berkembang biak, cupang adu ini dapat dikelompokkan menjadi dua golongan besar atau dua tipe, yaitu ikan yang melakukan penetasan di dalam mulut ( mouth brooder ) dan yang melakukan penetasan telur di dalam gelembung udara ( buble nest breed atau egg layer ). Cupang adu antar dua kelompok ini tidak dapat saling dikawinkan karena masing-masing mempunyai ciri khas tersendiri dalam proses perkembangbiakan.
Betta Bellica
Dari kedua tipe cupang tersebut, ada beberapa spesies yang sulit dibedakan jika hanya dilihat sepintas. Sebagai contoh ialah Betta Bellica yang tipe egg layer dengan Betta Anabantoides atau Betta Unimaculata yang tipe mouthbrooder. Adapun ciri khas dan perilaku berkembangbiak dari kedua tipe cupang adu tersebut adalah sebagai berikut.
ReadmoreIkan Cupang Adu dan Kerabatnya

Lingkungan Hidup Ikan Cupang

Lingkungan Hidup Ikan Cupang

Lingkungan Hidup Ikan Cupang, Ikan Cupang dikenal sebagai ikan yang sanggup hidup ditempat yang kandungan oksigennya sangat kurang. Ditempat sempit seperti toples kecil untuk kue ataupun botol bekas berbentuk agak cembung sudah memadai untuk hidupnya. Bahkan, cupang pun dapat hidup baik di air kotor dan air berkadar oksigen terlarut sangat sedikit. Di tempat-tempat tersebut cupang tidak memerlukan aerator karena kesanggupannya menyerap oksigen dari udara sangat baik. Kesanggupannya tersebut dimungkinkan karena ikan cupang memiliki rongga labirin ibarat paru-paru pada manusia. Itulah sebabnya ikan cupang dan kerabatnya sanggup hidup ditempat yang kadar oksigen terlarutnya sedikit.

Di habitat aslinya cupang hidup berkoloni atau berkelompok secara damai sehingga dikenal sebagai peaceful betta. Daerah sebarannya sangat luaas, yaitu meliputi seluruh wilayah Asia Tenggara. Bahkan ada juga jenis cupang yang hidup di Afrika seperti spesies Pseudospharamanus Cupanus yang terdapat di sungai-sungai kecil di wilayah Zaire.
koloni ikan cupang
Di alam, cupang hidup di air bening yang mengalir perlahan dalam suasana sejuk. Tak heran kalau cupang banyak dijumpai hidup berkelompok atau berkoloni di sungai yang dinaungi pepohonan rindang. Kalau air tempat hidupnya itu diukur derajat keasamannya maka akan diperoleh angka pH 6,5-7,2. dan suhu air antara 24-30 derajat celsius. Pembahasan mengedai air untuk ikan cupang akan dilanjutkan di postingan berikutnya.
ReadmoreLingkungan Hidup Ikan Cupang

Cupang Plakat

Cupang PlakatIkan cupang plakat,adalah jenis ikan cupang yang sering dijadikan aduan oleh para penghoby ikan cupang.Ikan cupang ini umumnya memiliki ekor yang lebih pendek jika dibandingkan dengan jenis ikan cupang yang lain.

Asal-usul cupang ini berasal dari cupang alam dan cupang aduan. Namun, jenis ini sengaja dikembangkan khusus untuk kontes hias yang terfokus pada keindahan warna dan bentuk sisiknya. Nama plakat sendiri berasal dari bahasa Thai, yaitu “plakad”, yang digunakan untuk menyebut cupang aduan. Dalam dunia percupangan, nama plakat digunakan untuk membedakan cupang dengan ekor pendek yang digunakan untuk kontes dan cupang yang digunakan untuk aduan.

Dalam perkembangannya, cupang plakat pun di kawinkan dengan jenis cupang lain seperti halfmoon dan double tail. Hasilnya, diperoleh cupang plakat dengan bentuk sirip yang bervariasi. Perkawinan cupang plakat dan halfmoon menghasilkan cupang plakat dengan ekor pendek membundar (setengah lingkaran) dengan sokongan lebih banyak tulang ekor. Berbeda dengan cupang plakat biasa (tradisional) yang hanya disokong oleh dua tulang ekor. Adapun silangan plakat dengan double tail menghasilkan cupang plakat yang memiliki sirip punggung yang tinggi dan lebar.

Oleh sebab keindahannya, cupang plakat simetris hasil perkawinan antara plakat dan double tail dikelompokkan dalam kelas tersendiri oleh International Betta Congress (IBC). Dengan begitu, kelasnya berbeda dengan kelas plakat halfmoon dan plakat biasa.

Selain ketiga jenis plakat tersebut, terdapat satu kelas khusus yaitu kelas plakat raksasa. Pengembangan plakat raksasa ini dilakukan dengan melakukan perkawinan antara plakat dengan cupang alam yang panjang tubuhnya mencapai 10—12 cm. Pengembangan plakat raksasa juga disinyalir menggunakan hormon pertumbuhan yang dicampurkan dalam pakan.
ReadmoreCupang Plakat