Makanan Alami Ikan Cupang

Seperti tubuh kita, kebutuhan gizi dan nutrisi ikan cupang harus terpenuhi agar dapat tumbuh sehat dan memiliki warna yang indah. Pemenuhan gizi serta nutrisi tersebut berasal dari makanan yang di konsumsi ikan cupang. Makanan yang asal-asalan akan mengakibatkan pertumbuhan yang tidak maksimal pada diri ikan itu sendiri dan fatalnya bisa menyebabkan sakit atau bahkan kematian.

Kebutuhan nutrisi ideal ikan cupang


  • Protein minmal 40% berfungsi sebagai tumbuh kembang ikan cupang.
  • Lemak maksimal 8% untuk metabolisme dan memperbaiki struktur sel yang rusak.
  • kabohidrat maksimal 30% sebagai sumber energi.
  • Serat maksimal 4% berguna untuk membantu pencernaan.
  • Vitamin yang dibutuhkan oleh ikan di antaranya vitamin A, D3, E, K, B1, B2, B3, B5, B6, B12, C, H, M dan inositol.
  • Mineral yang utama yaitu fosfor (P), kalsium (Ca), kalium (K), natrium (Na), klorin (Cl), magnesium (Mg), sulfur (S). Mineral adalah unsur penting agar tulang dan gigi ikan sehat.


Dengan mahami kebutuhan gizi dan nutrisi ikan cupang tersebut akan memudahkan kita sebagai penangkar dan pemeliharanya untuk menghasilkan kualitas cupang yang maksimal.

Pakan Alami Ikan Cupang

Pakan alami berarti makanan yang berasal dari alam tanpa proses pengolahan.

1. Jentik Nyamuk
Jentik Nyamuk Makanan Alami Ikan Cupang
Jentik Nyamuk, Sumber : www2.epa.gov

Jenik nyamuk bisa mulai deberikan pada burayak cupang yang telah minimal mencapai umur 2 minggu. Jentik nyamuk memiliki kadar lemak dan protein yang cukup seimbang. Kandungan nutrisi jentik nyamuk yaitu protein 13-15%, lemak 7-8% serat 3-4%. Bagi peternak dan pemelihara ikan cupang menjadi salah satu makanan favorit cupang, karena mudah dibudidayakan dan ditemukan di sekitar kita seperti tempat genangan air, got atau parit. Bagi pemelihara yang enggan membudidayakan jentik dapat membeli di penjual ikan cupang dan harganya relatif murah.

Jika kita mencari jentik di alam usahakan bilas terlebih dahulu menggunakan air bersih sebelum diberikan ke ikan cupang. Karena di alam mungkin saja jentik membawa bakteri dan larva hewan lain yang merugikan. Jentik nyamuk yang baik bagi ikan cupang adalah yang berdiri terbalik dengan ekor menghadap permukaan air. Jangan sering-sering memberi jentik nyamuk kepompong ( bulat bengkok ) karena dapat menyebabkan perut ikan cupang buncit serta bisa menyebabkan kematian.

2. Kutu Air
Kutu Air Makanan Alami Ikan Cupang
kutu air, sumber : aquariumadvice.com

Dari sekian banyak makanan ikan cupang yang tersedia di alam, kutu air adalah makanan yang paling baik karena memiliki kadar protein yang tinggi serta rendah lemak ( protein 20-50%, Karbohidrat 0.6-0.9%, Lemak 0.5-0.7% ). Disamping itu kutu air dipercaya bagus untuk tulang dan gigi serta mampu mencerahkan pigmen warna pada ikan cupang.

Kutu air dapat dijumpai di got serta parit dekat persawahan. Namun ketersediaannya di alam tidak selalu ada serta ukurannya yang kecil menjadikan kutu air sulit dijumpai. Budidaya kutu air juga relatif sulit karena rentan terhadap perubahan suhu air serta umur hidupnya pendek sehingga harga kutu air relatif mahal dikalangan penjual.

3. Cacing Sutra
Cacing Sutra Makanan Alami Ikan Cupang
cacing sutra, sumber : researchgate.net

Cacing sutra merupakan makanan yang baik bagi burayak cupang agar cepat besar karena memiliki kadar lemak yang tinggi ( protein 40-50%, lemak 12-13.3%, serat 2-2.5% ).

Cacing sutra hidup berkelompok seperti buntelan rambut kusut, lingkungan hidupnya di parit atau got dan memakan sisa-sisa sampah organik. Karena lingkungan hidupnya yang kotor sebaiknya jika mengambil cacing sutra di alam bilas terlebih dahulu sebelum diberikan ke ikan cupang. Harga cacing sutra di pedagang relatif murah, namun simpanlah cacing sutra di tempat yang teduh dengan suhu antara 25-28% atau cacing akan cepat mati. Pemberian makan cacing sutra juga jangan terlalu banyak karena dapat membuat air akuarium menjadi cepat keruh.

4. Cacing Darah
Cacing Darah Makanan Alami Ikan Cupang
cacing darah, sumber : anglersmail.co.uk

Cacing darah merupakan larva nyamuk ( jentik nyamuk ) Chironomus Sp. Merupakan makanan alternativ ikan cupang dikala susah mendapatkan pakan lain karena kandungan proteinnya yang sedikit ( protein 8-105, lemak 2-2.2%, serat 0.2-0.5% ).

Cacing darah merupakan salah satu makanan cupang yang susah dicerna sehingga jangan memberikannya terlalu banyak atau perut cupang akan buncit. Cacing ini juga mudah mencemari air akuarium, jadi beri makan cupang hanya di waktu-waktu tertentu saja.

5. Udang Air Asin
Udang Air Asin Makanan Alami Ikan Cupang
udang air asin, sumbe : artemiaworld.com

Makanan alami cupang ini baik untuk burayak berumur 3-10 hari. Karena kandungan nutrisi Udang air asin ( Artemia ) cukup seimbang untuk anakan cupang ( protein 8-10%, lemak 2-2.2%, serat 0.2-0.5% ).

Udang air asin ( Artemia ) merupakan makanan alternatif dikala datang musin hujan dimana jentik dan kutu air susah ditemukan di alam. Karena hidup di air asin sebaiknya bilas menggunakan air tawar terlebih dahulu sebelum diberikan ke ikan cupang.

6. Microworm
Microworm Makanan Alami Ikan Cupang
microworm, sumber : angelsplus.com

Microworm merupakan makanan favorit burayak cupang yang sering diberikan oleh peternak cupang. Karena mengandung nurisi yang tinggi yaitu protein 46-48% serta lemak 18-20%. Diberikan pada burayak cupang yang mulai berumur 4 hari. Efek yang dihasilkan ketika burayak diberi makanan berupa microworm antara lain meningkatkan tingkat pertumbuhan burayak, meningkatkan kecerahan warna, dan meningkatkan kesehatan.

Microworm harga di pedagang juga relatif murah sekitar 10.000 per toples kecil. Karena budidaya cacing ini caranya juga sangat mudah. Adapun ciri-ciri microworm yang memiliki kualitas yang bagus adalah yang berwarna putih dan tidak buram.

Tips Memberikan Makan Ikan Cupang


  • Usahakan memberi makan pakan yang masih hidup
  • Pemberian pakan ikan biasanya dilakukan 2 – 3 kali sehari.
  • Usahakan ikan menghabiskan pakan dalam waktu 10 – 15 menit.
  • Usahakan cupang jangan terlalu kenyang.
  • Selain itu usahakan pakan yang diberikan harus habis, karena sisa pakan akan mengotori air.

Demikian daftar makanan ikan cupang alami yang sering diberikan baik itu peternak maupun pemelihara ikan cupang. Semoga artikel ini dapat membantu anda dalam merawat ikan cupang anda agar dapat tumbuh sehat dan memiliki warna tubuh yang sempurna. Salam...

Jenis Ikan Cupang Lengkap Berdasarkan Kategori

Bagi orang awam umumnya membagi jenis ikan cupang hanya berdasarkan pada cupang hias, cupang aduan dan cupang liar saja. Tapi kenyataannya ikan yang merupakan kerabat dekat ikan gurami ini mempunyai beberapa klasifikasi yang memedakan masing-masing spesies ikan cupang yang sebagian dari klasifikasi ini sebagian telah saya jelaskan pada artikel-artikel sebelumnya. Berikut daftar lengkap jenis-jenis ikan cupang berdasarkan pembedanya beserta ulasan singkatnya.

Jenis Ikan Cupang Berdasarkan Sifat

Bedasarkan sifat ikan ini orang biasa membedakan ikan jenis ini menjadi ikan hias, ikan aduan dan ikan liar.
  • Ikan Cupang Adu : Karena sifat ikan ini yang cenderung agresif untuk mempertahankan teritorinya menyebabkan ikan jenis ini dikenal sebagai ikan aduan. Coba saja letakkan dua ekor ikan ini kedalam satu wadah maka keduanya akan berkelahi hingga salah satu dari mereka mati. Oleh karena itu jenis ikan ini sering juga disebut sebagai fighting betta. Adapun spesies ikan cupang yang terkenal untuk aduan diantaranya adalah cupang adu singapura ( betta imbellis ), cupang adu bagan api ( betta coccina ), cupang adu belgi ( betta samaragdina ) serta cupang adu bangkok ( betta splenders ).
  • Ikan Cupang Hias : Kekayaan warna serta bentuk sirip dan ekor banyak menghipnotis penggemar ikan hias air tawar untuk menjadikan jenis ikan ini sebagai penghias akuarium. Sifat gerakan ikan ini yang lamban juga memberikan kesan anggun serta memberikan ketenangan bagi yang memperhatikannya. Mungkin sebagian dari kita hanya mengenal betta splender sebagai ikan cupang hias, namun ada spesies ikan cupang lain yang tak kalah indah sebagai ikan hias, diantaranya cupang sawah ( trichopsis schalleri ), cupang surga ( Macropodus concolor ), cupang paradise ( macropodus opercularis ), cupang sarawak ( betta akarensis ) serta cupang brunei ( betta macrostoma ).
  • Ikan Cupang Liar : Ikan cupang pada dasarnya adalah ikan liar yang hidup di rawa-rawa bahkan di persawahan. Menurut Fish Identification, hingga saat ini telah diketahui 73 spesies ikan cupang yang terdapat di alam. Karena keindahannya dan sifatnya yang agresif dapat di adu maka sekarang banyak orang yang membudidayakannya dan sekarang sudah banyak persilangan dari berbagai macam cupang dan menghasilkan jenis cupang baru.

Jenis Ikan Cupang Berdasarkan Cara Berkembang Biak

Berdasarkan cara berkembang biak ikan cupang dibagi menjadi dua jenis yaitu mouthbrooder dan bubble nest breed, sebagai tambahan informasi antara keduanya tidak dapat dikawinkan.
  • Ikan Cupang Mouthbrooder : Ikan jenis ini cara berkembangbiaknya dengan memunguti telur yang sudah terbuahi dan memasukkannya dalam mulut sampai menetas. Informasi selengkapnya baca : Ciri dan Perilaku Ikan Cupang Mouth Brooder
  • Ikan Cupang Bubble Nest Breed : Cupang jenis ini ialah ikan cupang yang membuat gelembung-gelembung udara di permukaan air sebelum melakukan perkawinan. Gelembung-gelembung ikan cupang bubble nest breed tersebut dilekatkan pada daun-daun yang mengambang di permukaan air. Informasi selengkapnya baca : Ciri dan Perilaku Ikan Bubble Nest Breed

Jenis Warna Copper Ikan Cupang
Cuppang Copper - Sumber Foto  bubblesandbettas.blogspot.com

Jenis Ikan Cupang Berdasarkan Warna

Warna pada ikan cupang yang bervariasi ini yang mendasari orang mengklasifikasi ikan cupang sebagai salah satu ikan hias, Warna pada ikan cupang sendiri dibagi menjadi 4 jenis yaitu Solid Colour, Bi Colour (Dual Colour), Pattern dan Multicolour.

  • Solid Colour : Ini adalah ikan cupang satu warna, yang juga berarti tubuh dan sirip memiliki warna yang sama.
  • Bicolour / Dualcolour : Jenis ikan cupang yang memiliki dua warna solid, yaitu warna solid pada bagian tubuhnya dan warna solid berbeda pada sirip dan ekornya.
  • Pattern Colour : Ikan Cupang bermotif yang dengan beberapa warna yang ditampilkan dan dalam cara yang terorganisasi (berpola).
  • Multicolour : Jenis ikan cupang multicolour memiliki dua atau lebih warna acak tanpa pola.

Informasi selengkapnya baca : Warna Pada Ikan Cupang

Jenis Ekor Rosetail Ikan Cupang
Cupang Rosetail - Sumber foto  www.bettysplendens.com

Jenis Ikan Cupang Berdasarkan Bentuk Sirip Ekor

Masyarakat Cupang Hias Indonesia (MCHI)sendiri hanya menetapkan 4 jenis bentuk cupang yang populer yaitu Halfmoon, Crown Tail, Plakat, dan Double Tail. Namun ternyata diluar sana ada klasifikasi variasi ikan cupang berdasarkan bentuk ekor yang lebih lengkap, berikut list daftarnya beserta penjelasan singkatnya.
  • Halfmoon : Halfmoon memiliki sirip dan ekor yang seolah menyatu membentuk setengah lingkaran. Bila dilihat dari samping, sirip ekor ikan halfmoon mengembang 180 derajat berbentuk seperti bulan sebelah atau lebih mirip huruf "D".
  • Plakat : Sirip dan ekor cupang plakat biasanya pendek tidak menjumbai seperti serit dan halfmoon. Karena pendek, sirip tersebut memberikan kesan kokoh dan kekar.
  • Crown Tail : Di sebut crown tail atau ekor mahkota, karena bila dibalik menghadap ke atas serit-serit pada ekornya terlihat seperti mahkota raja.
  • Double Tail : Disebut double tail karena bagian ekornya terbelah dua, seperti bercagak dua.
  • Deltas : Bentuk ekor ikan ini sangat mirip dengan Halfmoon tetapi memiliki kurang dari 180 derajat ketika mengembang.
  • Veil Tail : Kalau diterjemahkan artinya ekor kerudung, yaitu jenis ikan cupang yang bentuk sirip ekornya tidak mengembang sempurna sehingga lebih menyerupai kerudung.
  • Rosetail : Jenis ekor cupang ini hampir menyerupai bunga mawar dan merupakan perkawinan silang antara Halfmoon dan Veiltail serta termasuk jenis ikan cupang langka.
  • Round Tail : Jenis ini juga termasuk cupang langka merupakan hasil dari kawin silang antara Plakat dan Delta.
  • Short-Fin : Jenis ekor ikan cupang ini lebih Pendek dari pada ekor cupang Plakat.
  • Spade Tail : Atau sering juga disebut ekor lancip karena bentuk sirip ekornya menyatu pada ujung bagian belakang ekor.
Informasi selengkapnya baca : Jenis Ikan Cupang Berdasarkan Bentuk Sirip Ekor

Demikian klasifikasi varietas ikan cupang berdasarkan kategori pembedanya. Jika anda punya pertanyaan dan masukan lain silahkan tambahkan pada kolom komentar. Salam...

Cupang Adu Betta Taeniata

Cupang Adu Betta TaeniataCupang Adu Betta Taeniata yang disebut juga banded betta memiliki bentuk tubuh pipih. Pada sisi tubuhnya terdapat dua garis horizontal berwarna kuning kecoklatan. Ikan cupang adu betta taeniata merupakan jenis ikan cupang mouthbrooder. Tubuhnya berwarna kuning kehijauan. Sirip anal pendek dengan warna bening. Sirip insang bening. Sementara sirip perut dan sirip ekornya kuning transparan dengan aksen biru tua pada tepinya. Kepalanya berbentuk pipih pendek. Di bagian penutup insang terdapat dua garis horizontal mulai dari bibir sampai pangkal sirip insang. Cupang ini hidup di air dengan pH 7, suhu 25º C, dan kesadahan 8º HD.

Cupang adu betta taeniata hidup di sungai kecil, selokan dan perairan rawa. Lokasi penyebarannya di Asia Tenggara: Thailand, Semenanjung Malaya, Sumatra dan Kalimantan.

Betta taeniata jantan lebih besar dan berwarna cerah dibanding betina, dengan moncong lebih kuat dan bulat. Selama pemijahan, garis-garis longitudinal tubuh menjadi lebih tajam dan muncul bintik hijau terang (jika pejantan menginkubasi telur, maka tubuhnya berwarna coklat). Betta taeniata betina selama musim pemijahan berwarna warna cokelat muda. Betta teniata dapat tumbuh sampai 8 cm.

Cupang Adu Betta Pugnax

Cupang Adu Betta Pugnax
Cupang Adu Betta Pugnax yang juga disebut juga forest betta memiliki bentuk tubuh yang pipih (compressed). Cupang Adu Betta Pugnax merupakan jenis ikan cupang Mouthbrooder. Pada sisi tubuhnya terdapat tiga buah guratan berwarna abu-abu kehitaman. Tubuhnya berwarna abu-abu kehijauan dengan sirip hijau bening. Sirip anal pendek dan kaku dengan warna bening. Sirip insang bening. Di bagian pangkal sirip insang ini terdapat satu garis hitam horizontal kea rah mulut. Panjang tubuh dewasanya sekitar 10 cm. Cupang Adu Betta Pugnax ini hidup di air dengan pH 7,2, suhu maksimum 24º C,dan kesadahan 10º

Ciri dan Perilaku Ikan Bubble Nest Breed

buble nest breed
Ciri dan Perilaku Ikan Bubble Nest Breed. Perilaku cupang jantan pada kelompok ikan cupang bubble nest breed ialah membuat gelembung-gelembung udara di permukaan air sebelum melakukan perkawinan. Gelembung-gelembung ikan cupang bubble nest breed tersebut dilekatkan pada daun-daun yang mengambang di permukaan air. Proses pembuatan gelembung udara berlangsung selama 1-2 hari.

Setelah jumlah gelembung udara yang dibuatnya dianggap cukup, induk ikan cupang bubble nest breed jantan akan segera menggiring induk betina ke bawah elembung-gelembung tersebut. Pada saat itu, perkawinanpun segera berlangsung. Setelah telur dibuahi, perlahan-lahan induk cupang jantan memunguti telur dan menempatkannya satu per satu ke dalam gelembung udara. Telur dalam gelembung tersebut biasanya akan menetas sampai tiga hari. Namun, sebelum telur tersebut menetas, cupang jantannya terus membuat dan memperbaharui gelembung udara yang rusak sambil menjaganya dari gangguan.

Setelah telur-telur menetas, anak-anaknya masih tetap tinggal di dalam gelembung udara hingga mereka kuat menembus dinding gelembung. Jika dinding gelembung sudah mampu ditembus, anak cupang tersebut sudah sanggup menghirup udara langsung dari permukaan air.

Betta Akarensis, Betta Cocciana, Betta Bellica, Betta Tasyaee, Betta Samaragdina, Betta Imbellis, dan Betta Splendens merupakan Beberapa spesies cupang adu yang melakukan perkembangbiakan dengan cara Bubble Nest Breed.

Ciri dan Perilaku Ikan Cupang Mouthbrooder

Ciri dan Perilaku Ikan Cupang Mouth Brooder. Perilaku cupang adu jantan yang termasuk dalam jenis mouthbrooder ini ialah memunguti telur yang sudah terbuahi dan memasukkannya dalam mulut sampai menetas. Biasanya telur di dalam mulut jantan ini membutuhkan waktu tiga hari hingga menetas.

Ciri dan Perilaku Ikan Cupang Mouthbrooder
Sebelum menetas, cupang jenis mouthbrooder jantan berpuasa dan menghindari kontak fisik dengan jantan lain. Begitu menetas, anak-anaknya segera dikeluarkan dari mulut di permukaan air. Walaupun sudah dikeluarkan dari mulut, induk jantan tersebut tetap berjaga-jaga melindungi anaknya. Jika ada bahaya, anak-anaknya segera dimasukkan kembali kedalam mulutnya.

Setelah berumur satu minggu, anak-anak cupang sudah bisa mencari makan sendiri. Bila ada bahaya, induk jantan sudah tidak lagi melindungi anak-anaknya dengan cara memasukkannya ke dalam mulut, tetapi hanya sekedar berjaga-jaga di dekatnya. Perilaku mouthbrooder ini dilakukan induk jantan hingga umur satu bulan.

Betta Pugnax, Betta Taeniata, Betta Macrostoma, Betta Unimaculata, Betta Picta, Betta Anabantoides, Betta Adithae ( Betta Brederi ) dan Betta Foerschi adalah merupakan sebagaian dari jenis cupang adu yang berkembang biak dengan cara Mouthbrooder.

Ikan Cupang Adu dan Kerabatnya

 Ikan Cupang AduDi antara anggota keluarga (family) Anabantidae, cupang adu memang paling tersohor karena sifatnya sangat agresif. Dua ekor jantan yang dimasukkan dalam satu wadah yang sama akan bertarung hingga salah satu diantaranya mati. Keagresifan cupang adu tersebut merupakan sifat untuk memperebutkan wilayah kekuasaan. Sifat itulah yang menyebabkan cupang adu dikenal nama fighting betta.

Cupang adu ( Betta sp ) sebenarnya masih satu keluarga dengan beberapa jenis ikan konsumsi seperti sepat siam ( Trichogaster pectoralis ), ikan tembakang ( Helestoma temmincki ), dan gurame ( osphronemus goramy ) yang panjang tubuhnya dapat mencapai 30 cm. ia pun berkerabat dekat dengan ikan hias seperti ikan kolisa (Colisa lalia dan Colisa fasciatus) yang berasal dari Bangladesh. Ada juga kerabat cupang lainnya yang berasal dari Bangladesh, yaitu sepat mutiara ( Trichogaster leeri ) yang panjangnya sekitar 14 cm. Kerabat lainnya ialah ikan paradisa ( Macropodus ocullatus ) dan ikan betok ( Anabas testudineus ).

Cupang adu ada banyak jenisnya. Berdasarkan cara berkembang biak, cupang adu ini dapat dikelompokkan menjadi dua golongan besar atau dua tipe, yaitu ikan yang melakukan penetasan di dalam mulut ( mouth brooder ) dan yang melakukan penetasan telur di dalam gelembung udara ( buble nest breed atau egg layer ). Cupang adu antar dua kelompok ini tidak dapat saling dikawinkan karena masing-masing mempunyai ciri khas tersendiri dalam proses perkembangbiakan.
Betta Bellica
Dari kedua tipe cupang tersebut, ada beberapa spesies yang sulit dibedakan jika hanya dilihat sepintas. Sebagai contoh ialah Betta Bellica yang tipe egg layer dengan Betta Anabantoides atau Betta Unimaculata yang tipe mouthbrooder. Adapun ciri khas dan perilaku berkembangbiak dari kedua tipe cupang adu tersebut adalah sebagai berikut.